Gangguan
yang dapat ditimbulkan oleh kelainan tersebut sering dirasakan dalam berbagai
keadaan mulai dari yang berat yang mengakibatkan pasien sulit untuk bangun
berdiri bahkan takut untuk membuka mata sekalipun sampai pada sensasi yang
ringan berupa gangguan keseimbangan. Sensasi diatas sering juga disebut dengan
Vertigo.
Untuk
mencari kemungkinan penyebabnya penyakit Vertigo , Dokter perlu menanyakan
riwayat penyakit, melakukan pemeriksaan fisik laoratorik, radiologik umum
ataupun khusus seperti CT Scan kepala dan telinga. Sebagai dokter spesialis
selain pemeriksaan diatas juga melakukan pemeriksaan audiologi umum, impedance
dan pemeriksaan audiologi khusus selektif.
Pemeriksaan anlisa yaitu gerakan
bola mata penderita dapat dialkukan bedside, secara sederhana. Dokter meminta
penderita tidak menggerakkan kepalanya ke arah penglihatannya mengikuti gerakan
jari telunjuk dokter, bila terdapat gerakan bola mata yang involunter baik
horizontal, vertikal ataupu rotatoar maka dokter akan mengatakan terdapat nistagmus.
Pemeriksaan ini dpaat dilakukan lebih teliti dan akurat dengan menggunakan alat
electronystagmography (ENG).
Penyebab
Vertigo
Ada banyak
penyakit atau kelainan yang dapat menyebabkan dan menimbulkan keluhan pusing
tujuh keliling yang secara sederhana penyebab tersebut terdiri atas:
- Penyebab sentral yakni keluhuan tujuh keliling berasal dari kelainan dalam sistem saraf pusat misalnya pembuluh darah otak, adanya tumor otak atau pasca cedera kepala.
- Penyebab prifer yakni kepala pusing tujuh keliling yang berasal dari kelainan lokal ditelinga seperti komplikasi intra kranial radang telinga tengah kronis, benign paroksismal postlional vertigo dan infeksi virus.
- Penyebab sistemik yakni gejala tujuh keliling timbul akibat adanya penyakit yang bersifat sistemik seperti diabetes mellitus, intoksikasi zat atau obat.
Penyebab
lain seperti kelainan refraksi dan masih banyak lagi penyebab lain.
Sindrom
mneiere yang berkaitan dengan keluhan diatas berupa serangan tujuh keliling yang
berulang bersamaan dengan gejala gangguan fungsi pendengaran seperti telinga
berdenging dan atau kurang denagr yag hilang dan timbul (fluktuatif). Terutama
mengenai satu sisi pada penderita yang berusia diatas 40 tahun perlu dipikirkan
kelainan yang disebut sebagai sindrom meniere.
Penyakit
Vertigo seperti diketahui telinga manusia terbagi atas telinga luar, telinga
tengah, dan telinga dalam. Pada telinga dalam terdapat sistem
koklevestibularis, sistem ini merupakan gabungan drai sistem vestibularis
(organ keseimbangan) dan sistem koklearis (organ pendengaran) yang saling
berhubungan melalui saluran yang disebut dengan duktus reuniens.
Didalam
sistem tersebut terdapat organ sensorik pendengaran dan organ sensorik keseimbangan
yang diliputi oleh cairan yang disebut dengan endolimf.
Penyebab
sindrom meniere adalah peningkatan tekanan cairan endolimf dari sistem suktus
vestibulokoklearis. Karena kedua sistem ini saling berhubungan maka dapat
dipahami peningkatan tekanana endolimf akan menyebabkan tertekannya baik
mekanisme sensor keseimbangan maupun pendengaran yang menimbulkan gejala
ganguan keseimbangan maupun pendengaran.
Gejala
sindrom meniere.
Untuk
memudahkan dalam mengenai gejala sindrom meniere maka secara sederhana dapat
dibagi atas.
- Gangguan keseimbangan
- Gangguan pendengaran fluktuatif berupa telinga berdenging.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar